Apa sih Sensor dan Transduser itu?

No comment 540 views

Sebuah Pengantar Sensor dan Transduser

Definisi Sensor dan Transducer

Kata-kata 'sensor' dan 'transducer' keduanya banyak digunakan dalam deskripsi sistem pengukuran.  Yang pertama adalah populer di Amerika Serikat, sedangkan yang kedua telah digunakan di Eropa selama bertahun-tahun.  Kata 'sensor' berasal dari seluruh makna 'untuk melihat' dan 'transducer' adalah dari transduser yang berarti 'untuk memimpin scross'.  Definisi kamus 'sensor' adalah `sebuah perangkat yang dapat mendeteksi perubahan dalam stimulus fisik dan mengubahnya menjadi sinyal yang dapat diukur atau direkam, sebuah definisi yang sesuai dari 'transducer' adalah 'sebuah perangkat yang mentransfer daya dari satu sistem ke sistem lain yang sama atau dalam bentuk yang berbeda '.  Perbedaan yang masuk akal adalah dengan menggunakan 'sensor' untuk elemen penginderaan itu sendiri dan 'transducer' untuk elemen penginderaan ditambah sirkuit terkait.  Semua transduser sehingga akan berisi sensor dan sebagian besar (meskipun tidak semua) sensor juga akan transduser.

Gambar 1 menunjukkan proses penginderaan dalam hal konversi energi.  Bentuk sinyal keluaran akan sering menjadi tegangan analog dengan sinyal input, meskipun kadang-kadang mungkin merupakan bentuk gelombang yang frekuensi sebanding dengan masukan atau kereta pulsa yang berisi informasi dalam bentuk lain.

Klasifikasi Sensor

Skema klasifikasi Sensor berkisar dari yang sangat sederhana hingga yang kompleks.  Salah satu cara yang baik untuk melihat sensor adalah untuk mempertimbangkan semua sifat-sifatnya, seperti stimulus, spesifikasi, fenomena fisik, mekanisme konversi, material dan bidang aplikasi.

Untuk peralatan mesin, fenomena konversi sensor terutama fenomena fisik seperti termoelektrik, fotolistrik, photomagnetic, elektromagnetik, magnetoelectric, thermoelastic, thermomagnetic, thermooptic, fotoelastis, dan sebagainya.  Stimulus ini ditunjukkan pada Tabel 1.

Pilihan Sensor

Setiap sensor didasarkan pada konsep sederhana bahwa properti fisik sensor harus diubah oleh stimulus eksternal menyebabkan properti yang baik untuk menghasilkan sinyal listrik atau untuk memodulasi (mengubah) sinyal listrik eksternal.  Cukup sering, stimulus yang sama dapat diukur dengan menggunakan fenomena fisik sangat berbeda, dan kemudian, dengan sensor yang berbeda.  Kriteria seleksi tergantung pada banyak faktor, seperti ketersediaan, biaya, konsumsi daya, kondisi lingkungan, dll pilihan terbaik hanya dapat dilakukan setelah semua variabel yang dipertimbangkan.

Referensi: http://www.mfg.mtu.edu/cyberman/machtool/machtool/sensors/intro.html

Leave a reply "Apa sih Sensor dan Transduser itu?"